
Judul : KH. Sholeh Iskandar: Pahlawan Yang Tak Ingin Dikenal
Penulis : Edi Sudarjat
Siapapun orang Islam di dunia, termasuk Anda, yang menggunakan produk berlabel halal, maka semuanya memperoleh kebaikan dari KH Sholeh Iskandar. Sebab, ia pemrakarsa pembentukan LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia) pada Desember 1988: lembaga pertama di dunia yang menguji dan menentukan halal atau tidaknya semua zat yang Anda gunakan. Sejak 2014 LPPOM MUI ditetapkan World Halal Food sebagai pengawas lembaga penguji kehalalan produk di dunia.
KH Sholeh Iskandar juga tercatat memprakarsai pembentukan 20 lembaga (meliputi bidang militer, veteran, pendidikan, penelitian, pemberdayaan masyarakat, dakwah, ekonomi, kesehatan, dan keuangan), masjid raya Kota Bogor, satu kompleks perumahan, dan satu monumen, yang pengaruhnya mencapai tingkat nasional dan internasional. Wajarlah bila MUI Pusat mengusulkannya sebagai pahlawan nasional sejak 30 tahun silam; begitu pula Pemerintah Kota/Kabupaten Bogor, serta Provinsi Jabar pada 2023.
Buku ini mengisahkan pengabdian seorang tokoh pejuang asal Bogor yang melegenda di hati masyarakat. Selain memimpin laskar pejuang serta terlibat kontak senjata langsung dengan Belanda dan Jepang, Sholeh Iskandar juga mencatatkan pengabdian dalam bidang keumatan. Kendati demikian, Sholeh Iskandar adalah pribadi yang rendah hati dan bahkan tak ingin memamerkan sumbangsihnya untuk negara. Buku ini patut dibaca oleh semua kalangan mengenai nilai pengorbanan dan pengabdian seorang anak bangsa.
